Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

TELAGA RASULULLAH SHALLALLAHU ALAYHI WA SALLAM

Abu Bassam | Rabu, 27 Januari 2016 - 08:59:40 WIB | dibaca: 1693 pembaca

Foto Hanya Ilustrasi

oleh: Ustadz 'Abdullah Roy, MA Hafizhahullah.


Ψ§Ω„Ψ³Ω„Ψ§Ω… ΨΉΩ„ΩŠΩƒΩ… ΩˆΨ±Ψ­Ω…Ψ© Ψ§Ω„Ω„Ω‘Ω‡ ΩˆΨ¨Ψ±ΩƒΨ§ΨͺΩ‡ 
Ψ§Ω„Ψ­Ω…Ψ― Ω„Ω„Ω‡ ΩˆΨ§Ω„Ψ΅Ω„Ψ§Ψ© ΩˆΨ§Ω„Ψ³Ω„Ψ§Ω… ΨΉΩ„Ω‰ Ψ±Ψ³ΩˆΩ„ Ψ§Ω„Ω„Ω‡ ΩˆΨΉΩ„Ω‰ Ψ’Ω„Ω‡ ΩˆΨ΅Ψ­Ψ¨Ω‡ Ψ£Ψ¬Ω…ΨΉΩŠΩ†

Halaqah yang ke-52 dari Silsilah  Beriman kepada hari akhir adalah tentang " Telaga Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam".

Di antara beriman kepada Hari Akhir adalah beriman tentang adanya telaga Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam pada Hari Kiamat. 

Hadits-hadits yang datang dalam masalah ini mencapai derajat mutawatir, diantaranya adalah sabda beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam:

Ψ₯ΩΩ†Ω‘ΩŽ لِكُلِّ Ω†ΩŽΨ¨ΩΩŠΩ‘Ω Ψ­ΩŽΩˆΩ’ΨΆΩ‹Ψ§ وَΨ₯ΩΩ†Ω‘ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω’ يَΨͺΩŽΨ¨ΩŽΨ§Ω‡ΩŽΩˆΩ’Ω†ΩŽ Ψ£ΩŽΩŠΩ‘ΩΩ‡ΩΩ…Ω’ Ψ£ΩŽΩƒΩ’Ψ«ΩŽΨ±Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ±ΩΨ―ΩŽΨ©Ω‹ وَΨ₯ΩΩ†Ω‘ΩΩŠ Ψ£ΩŽΨ±Ω’Ψ¬ΩΩˆ Ψ£ΩŽΩ†Ω’ Ψ£ΩŽΩƒΩΩˆΩ†ΩŽ Ψ£ΩŽΩƒΩ’Ψ«ΩŽΨ±ΩŽΩ‡ΩΩ…Ω’ ΩˆΩŽΨ§Ψ±ΩΨ―ΩŽΨ©Ω‹

“Sesungguhnya setiap Nabi memiliki telaga. Sesungguhnya mereka akan saling berbangga siapa yang diantara mereka yang telaganya paling banyak didatangi. Dan aku berharap akulah yang telaganya akan paling banyak didatangi.” 

( Hadits shahih riwayat Tirmidzi )

Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam juga bersabda:

Ψ­ΩŽΩˆΩ’ΨΆΩΩŠ Ω…ΩŽΨ³ΩΩŠΨ±ΩŽΨ©Ω Ψ΄ΩŽΩ‡Ω’Ψ±Ω Ω…ΩŽΨ§Ψ€ΩΩ‡Ω Ψ£ΩŽΨ¨Ω’ΩŠΩŽΨΆΩ مِنْ Ψ§Ω„Ω„Ω‘ΩŽΨ¨ΩŽΩ†Ω ΩˆΩŽΨ±ΩΩŠΨ­ΩΩ‡Ω Ψ£ΩŽΨ·Ω’ΩŠΩŽΨ¨Ω مِنْ الْمِسْكِ ΩˆΩŽΩƒΩΩŠΨ²ΩŽΨ§Ω†ΩΩ‡Ω ΩƒΩŽΩ†ΩΨ¬ΩΩˆΩ…Ω Ψ§Ω„Ψ³Ω‘ΩŽΩ…ΩŽΨ§Ψ‘Ω Ω…ΩŽΩ†Ω’ شَرِبَ Ω…ΩΩ†Ω’Ω‡ΩŽΨ§ ΩΩŽΩ„ΩŽΨ§ ΩŠΩŽΨΈΩ’Ω…ΩŽΨ£Ω Ψ£ΩŽΨ¨ΩŽΨ―Ω‹Ψ§

“Telagaku sepanjang satu bulan perjalanan, airnya lebih putih daripada susu dan baunya lebih wangi daripada minyak kasturi dan qizannya ( yaitu sejenis teko ) sebanyak bintang di langit. Barangsiapa yang meminum darinya maka dia tidak akan haus selama-lamanya.” 

( HR Bukhari dan Muslim )

Sebagian ulama mengatakan bahwasanya seandainya dia masuk ke dalam neraka setelah itu karena dosa yang dia lakukan maka dia tidak akan diadzab dengan rasa haus. 

Umat beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam akan mendatangi telaga beliau dan meminum darinya.

Beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan yang artinya:

“Dan aku akan menolak manusia dari telagaku sebagaimana seseorang menolak onta orang lain dari telaganya." 

Maka para sahabat bertanya kepada beliau:

"Wahai Rasulullah, apakah engkau mengenal kami pada hari tersebut ?"

Beliau menjawab:

"Ya, kalian mempunyai tanda yang tidak dimiliki umat-umat yang lain. Kalian akan mendatangi telagaku dalam keadaan putih wajah, tangan dan kaki kalian dari bekas berwudhu."

( HR Muslim )

Orang yang beriman ketika Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam masih hidup kemudian dia murtad sepeninggal beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam maka akan dijauhkan dari telaga beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam. 

Di dalam sebuah hadits, beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam mengatakan yang artinya:

“Aku akan mendahului kalian di atas telaga dan akan dinampakkan beberapa orang di antara kalian kemudian tiba-tiba dijauhkan dariku.

Aku pun bertanya:

'Wahai Robbku, bukankah mereka adalah para sahabatku?'

Maka dikatakan kepada beliau, 'Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka lakukan setelah dirimu'."

( HR Bukhari dan Muslim dari Abdullah Bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu)

Di dalam hadits yang lain dikatakan kepada beliau:

“Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka rubah setelahmu.” 

( HR Bukhari dan Muslim )

Sebagian ulama mengatakan bahwasanya membuat bid’ah di dalam agama termasuk merubah yang dimaksud dalam hadits ini. 

Dikhawatirkan dia tidak bisa meminum dari telaga Nabi shallAllahu 'alaihi wasallam. 

Namun bukan berarti apabila dia masuk ke dalam neraka, dia kekal di dalamnya. Karena yang kekal di dalam neraka hanyalah orang-orang kafir.

Dua hadits terakhir menunjukkan bahwasanya setelah meninggal dunia, beliau shallallahu ‘alayhi wa sallam tidak mengetahui apa yang dilakukan umatnya. 

Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan kita termasuk orang-orang yang bisa meminum dari telaga Rasulullah shallallahu 'alayhi wa sallam pada hari di mana kita sangat membutuhkannya.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

ΩˆΨ§Ω„Ψ³Ω„Ψ§Ω… ΨΉΩ„ΩŠΩƒΩ… ΩˆΨ±Ψ­Ω…Ψ© Ψ§Ω„Ω„Ω‘Ω‡ ΩˆΨ¨Ψ±ΩƒΨ§ΨͺΩ‡

'Abdullah Roy
Di kota Al MadΔ«nah

βœ’Ditranskrip Oleh Tim Transkrip BiAS

Group WA BiAS (BimbinganIslam.com)

Download Audio: https://goo.gl/aUcgJD
 
 



Berita Terkait