Berita Bin Baz

RATUSAN SANTRI SEMANGAT IKUTI MOS DI PONPES BIN BAZ

Abu Bassam | Senin, 17 Juli 2017 - 15:10:37 WIB | dibaca: 1060 pembaca

YOGYAKARTA | BIN BAZ – Mengenalkan sholat harus dimulai sejak dini. Begitu pula sunnah yang di dalamnya terdapat tuntunan tata cara menjalankan Islam dengan baik dan benar. Pondok Pesantren Bin Baz yang juga dikenal Islamic Center Bin Baz merupakan salah satu pondok bermanhaj salaf di Indonesia yang berusaha terus-menerus mendakwahkan sunnah.

Dengan tema “semangat nyantri” kegiatan masa orientasi santri (MOS) sekaligus acara pertemuan wali santri di Masjid Pondok Pesantren Bin Baz dibuka langsung oleh Ustadz Abu Nida, Senin (17/7).

Dalam sambutannya Ketua Pembina Yayasan Majelis Atturots Al-Islamy Ustadz Abu Nida menekankan kepada santri untuk belajar mandiri dan memiliki akhlak yang baik. “Santri harus belajar mandiri dan disiplin!”

Bahkan Ustadz Abu Nida menasihatkan kepada santri untuk mematuhi semua aturan sehingga memiliki akhlak dan kepribadian yang baik.

Pada kesempatan yang sama, Ustadz Abu Aufa dalam sambutannya di depan ratusan santri dan wali santri mengatakan bahwa santri Islamic Center Bin Baz harus menjadi baik, amanah dan berakhlak baik.

“Ciri santri yang sukses yaitu ikhlas, amanah dan berakhlak baik,” ujar Pimpinan Pondok Islamic Center Bin Baz Ustadz Abu Aufa.

Ustadz
Abu Aufa berharap kelak santri Bin Baz menjadi contoh bagi umat, dapat memberikan kontribusi yang baik kepada umat.

M. Athalah (12) santri asal Surabaya mengaku ingin lebih dekat dengan sunnah. Selain ingin punya teman berakhlak baik di Pondok Bin Baz, ia juga ingin menjadi anak yang mandiri.

“Ingin lebih dekat mengenal sunnah dan mandiri,” ujar Athalah yang semangat mengikuti masa orientasi santri (MOS).

Di sela-sela berlangsungnya masa orientasi santri (MOS) panitia terlihat antusias terhadap kegiatan tersebut. Pembawa acara kegiatan masa orientasi santri (MOS), Ahmad Afandi dapat membawa suasana menjadi semangat. Sedangkan tausiah singkat bertemakan “Keutamaan niat dan keikhlasan” diberikan oleh kepala sekolah Madrasah Aliyah Ustadz Jundi Suhardin. Sebelumnya pembacaan ayat suci Al Qur’an dibacakan oleh Ustadz Zaki Alfatih.

Guna memudahkan proses pengenalan antarustadz dan santri; antarsantri dan santri, para santri peserta MOS juga dibekali tas kecil berwarna hijau berisi buku catatan dan alat tulis untuk memudahkan mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh para ustadz saat pembukaan masa orientasi santri (MOS) berlangsung. 

KONTRIBUTOR: SENDY ALFARINO, MAULANA IKHSAN 
EDITOR: A.S. ADAM
IT: ABU BASAM




Berita Terkait