Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

PENGARUH SEORANG IBU DALAM PENDIDIKAN ANAK

Abu Bassam | Minggu, 16 Oktober 2016 - 07:30:32 WIB | dibaca: 1810 pembaca

oleh: Ustadz Budi Santoso, Lc حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى

Pendidikan anak dimulai pada waktu sebelum pernikahan. Bagaimana bisa demikian ? 

Yaitu dengan memilih pasangan hidup, memilih istri yang baik agamanya. Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda : 

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ : لِمَالِهَا ، وَلِحَسَبِهَا ، وَلِجَمَالِهَا ، وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

"Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya; maka pilihlah wanita yang taat beragama, niscaya engkau beruntung."[HR. Bukhari dan Muslim]

Seorang istri sholehah merupakan calon ibu yang akan mendidik putra-putrinya. Seandainya si istri tidak mau membantu suaminya dalam mendidik buah hatinya, minimal istri sholehah tidak akan memberi pengaruh buruk/ negatif kepada putra-putrinya.

[Diterjemahkan secara bebas dari kitab Rakàiz fì tarbiyatil Abnà'i , karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al Abbad, halaman 7]

Wahai para suami /para ayah, apabila anda saat ini anda dikaruniai istri yang kurang baik agamanya, maka didiklah dia, ajaklah dia untuk datang ke majlis ilmu, belikan dia buku/majalah yang mengajarkan Al-qur'an, mengajarkan hadits-hadits Nabi, sesuai dengan pemahaman para sahabatNya.

Kepada para istri, maka hendaknya anda sadar, bahwasannya anda memiliki peran yang sangat besar dalam pendidikan buah hati anda. Karena waktu anda lebih banyak bersama mereka. Hendaknya anda mencari tau kisah-kisah ibunda para ulama', sehingga anda termotivasi untuk melakukan seperti apa yang mereka lakukan.

Semoga Allah azza wa jalla melindungi dan menjaga wanita-wanita muslimah dari berbagai macam propaganda musuh-musuh islam. Kareana mereka sadar, apabila wanita-wanita muslimah sudah kembali berpegang teguh dengan agamanya, maka akan munculah generasi kaum muslimin yang memegang teguh tauhid serta berkomitmen dengan sunnah Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam.

__
via: Group WA Suara Al-Iman 
 
 



Berita Terkait