Berita Bin Baz

NASEHAT SYAIKH PROF. LUTHFULLAH DIHADAPAN SANTRI ICBB

Abu Bassam | Senin, 31 Juli 2017 - 15:22:12 WIB | dibaca: 652 pembaca

YOGYAKARTA | BIN BAZ.  Kedatangan Syaikh Prof. Luthfullah Mulla Abdul Azhim Hafizhahullah ke Ma’had Islamic Centre Bin Baz (ICBB) pada Sabtu (29/7) sore, merupakan kebahagian tersendiri bagi segenap santri beserta guru-guru dan karyawan Pesantren Bin Baz.

Ustadz Agung Argiansah, Lc selaku penerjemah memperkenalkan, “Syaikh Luthfullah merupakan dosen dari Universitas Ummul Qura’, Makkah, Kerajaan Arab Saudi”.

Lebih lanjut Ustadz Argi yang juga alumni Pesantren Bin Baz dan baru saja menamatkan studinya di Universitas Islam Madinah menerangkan,”Kedatangan Syaikh ke Ma’had Bin Baz ini bertujuan menjaga silaturahim sesama saudara muslim sekaligus untuk saling menasehati  antar muslim satu dengan yang lain”.

“Pentingnya menanamkan nilai-nilai ketauhidan sejak dini, "kata Syaikh Prof. Luthfullah mengawali  Kajian di Masjid Islamic Center Bin Baz (ICBB) Putra.

Lebih lanjut lagi, beliau memaparkan hadits dari Ibnu Abbas –Radhiyallahu Anhuma-, yaitu ketika Ibnu Abbas dibonceng oleh nabi –Sholallahu A’laihi Wasalam-.  Beliau –Sholallahu A’laihi Wasalam- mengajarkan beberapa kalimat kepada Ibnu Abbas yaitu “Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu, Jagalah Allah, niscaya akan kau dapati Allah dihadapanmu”.

Beliau menjelaskan bahwa hadits ini mengisyaratkan tentang nilai ketauhidan Allah terhadap hamba-hamba dan makhluk-makhluk-Nya.

Yang dimaksud dari menjaga Allah, “Yaitu bermakna seseorang menjaga apa-apa yang Allah perintahkan, serta menjauhi dan mencegah apa-apa yang Allah haramkan”, demikian Syaikh Prof. Luthfullah  menjelaskan.

Adapun maksud dari  Allah menjagamu, Syaikh Prof. Luthfullah menerangkan bahwa, ”Allah akan memudahkan seseorang dalam melaksanakan perintah-perintah-Nya, dan meninggalkan larangan-larangan-Nya, serta Allah akan menjaga dirimu dari perbuatan maksiat”.

Kajian berlangsung kurang lebih satu jam berlangsung khidmat. Menjelang akhir acara, Syaikh memberi kesempatan untuk para peserta kajian untuk bertanya melalui secarik kertas tentang permasalahan mereka seputar agama.  Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada beliau adalah apa nasihat beliau terhadap seseorang yang suka menonton film.

Terkait pertanyaan tersebut, Syaikh Prof. Luthfullah  berpesan, “untuk bertakwa kepada Allah serta perangilah syaitan, karena menonton film termasuk masalah yang besar.

Syaikh juga menasehati, “untuk menghindari perbuatan tersebut dengan mengisi waktu nya dengan kegiatan yang bermanfaat seperti mentadabburi Kitabullah, memilih teman yang sholeh, serta berdoa kepada Allah agar diberi kemudahan dalam menghindari perbuatan tersebut.”

Pertanyaan kedua yang diajukan kepada beliau adalah, "apa hukum sholat didalam gereja". Untuk pertanyaan ini, beliau mengatakan “Hal tersebut memiliki 3 hukum sesuai keadaan yang ada:

Keadaan pertama, “jika gereja tersebut akan diambil alih oleh orang muslim untuk dijadikan masjid, maka hukumnya boleh”.

Adapun keadaan yang kedua adalah, “apabila tidak ada tempat lain untuk mendirikan sholat selain gereja tersebut, maka hukum boleh, akan tetapi pada hakikatnya dia telah bermaksiat”.

Sedangkan keadaan ketiga yaitu, ”apabila orang tersebut sholat di dalam gereja dengan beranggapan bahwa semua agama itu sama, maka hal ini dilarang, dan pelakunya telah berbuat mungkar”.

Di akhir kajian, beliau menutup dengan doa dan salam kepada seluruh peserta kajian, serta berpesan untuk selalu bertakwa kepada Allah.  

KONTRIBUTOR:
ILHAM NOVA
EDITOR: ABU RAFIF
 



Berita Terkait