Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

MENGANTUK DI SAAT MENEDENGARKAN KHUTBAH ?? Ini obatnya.

Abu Bassam | Kamis, 03 November 2016 - 09:19:23 WIB | dibaca: 2244 pembaca

Saudaraku, tidak sedikit diantara kita, yang tidak bisa menahan kantuk disaat mendengarkan khutbah, padahal di dalamnya terdapat ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan akherat kita.


Berikut ini obat penawar, untuk menahan ngantuk di saat khutbah berlangsung.

1. Berdoa kepada Allah azza wa jalla agar kita dilindungi dari godaan dan  syaiton, karena sungguh tidak diragukan lagi bahwasannya rasa kantuk yang menimpa kaum muslimin ketika duduk di majelis ilmu ( khutbah jum'at ) di sebabkan oleh godaan syaiton.( perlu kita renungkan : ilmu yang bersumber dari alqur'an dan sunnah yg dipahami dengan pemahaman sahabat adalah sumber kebaikan, syaiton selalu menghalangi orang orang yg beriman dalam mencari ilmu, termasuk ketika mendengarkan khutbah jum'at ).

2. Hendaklah kita menyadari bahwasannya para malaikat juga ikut menghadiri dan mendengarkan khutbah jum'at, apakah kita malu kepada mereka?

 قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ((إذا كان يوم الجمعة قعدت الملائكة على أبواب المساجد، فيكتبون من جاء من الناس على منازلهم، فرجل قدَّم جزورًا، ورجل قدم بقرة، ورجل قدم شاة، ورجل قدم دجاجة، ورجل قدم بيضة، فإذا أذَّن المؤذن وجلس الإمام على المنبر طويت الصحف، ودخلوا المسجد يستمعون الذكر))

Rasulullah shallahu alaihi wa sallam bersabda : apabila datang hari jum'at, para malaikat duduk di pintu-pintu masjid, mereka mencatat manusia ( kaum muslimin ) sesuai dengan ( amalan mereka ) ada yg ( mendapat pahala ) spt ( menyembelih ) onta, ada yg ( mendapat pahala ) spt ( menyembelih ) sapi, ada yang ( mendapat pahala ) seperti ( menyembelih ) kambing, ada yang ( mendapat pahala ) spt ( menyembelih ) ayam, dan ada yang ( mendapat pahala ) seperti bersedekah sebutir telur, apabila muadzzin mengumandangkan adzan, dan imam duduk di atas minbar, ditutuplah buku catatan amal, ( mereka ) masuk ke masjid dan mendengarkan peringatan ( khutbah ). [HR. Ahmad.]

3. Sadarlah dari kelalaian, hendaklah kita mengingat, bahwasannya yang mengundang dan memanggil kita untuk datang mendengarkan khutbah adalah Allah azza wa jalla, lihat ayat ke 9 dari surat al jumuah.

4. Sadarlah, termasuk musibah yang paling besar, adalah musibah yang menimpa agama kita. Di antara musibah dalam agama adalah ketika ada nasehat kebaikan ( khutbah jum'at ) di sampaikan, akan tetapi anda tidak bisa mengambil manfaat dari kebaikan tersebut.

[Faedah dari ceramah singkat yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad Asy syinqity hafidzahulloh.]

Mungkin kita tambahkan satu hal ; apabila kita mengantuk di saat mendengarkan khutbah, bisa dengan mengganti posisi duduk. Wallahu a'lam

Semoga bermanfaat.

oleh: Ustadz Budi Santoso, Lc حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى
__
via Group WA Suara Al-Iman
 
 



Berita Terkait