Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

KEUTAMAAN 10 HARI BULAN DZULHIJJAH, BAGIAN 2

Admin IT | Rabu, 15 Agustus 2018 - 07:51:46 WIB | dibaca: 473 pembaca

oleh: Ustadz Fauzan S.T., Lc, M.A. حَفِظَهُ اللهُ تَعَالَى

بسم اللّه الرحمن الرحيم 
السلام عليك ورحمة اللّه وبركاته 
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para pembaca sekalian. 

Apa amalan-amalan yang bisa kita lakukan pada sepuluh hari awal bulan Dzulhiijjah? 

Diantara amalan yang bisa kita lakukan adalah: 

⑴ Melaksanakan ibadah haji dan umrah. 

Melaksanakan ibadah haji dan umrah, bagi yang dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Sebagaimana sabda RasÅ«lullah shallallahu 'alayhi wa sallam: 

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةَ

"Umrah yang satu dengan umrah berikutnya adalah pelebur dosa (yang dikerjakan) diantara keduanya, dan haji yang mabrūr tiada balasan baginya selain Surga."

(Hadits shahih riwayat Bukhari nomor 1773 dan Muslim nomor 1349)

Oleh karena itu, apabila dimudahkan umrah dan haji adalah nikmat yang luar biasa, berada ditanah suci (berkumpul keutamaan tempat, waktu dan amalan). 

⑵ Berpuasa 

Berpuasa adalah amalan yang luar biasa, sebagaimana disebutkan di dalam hadits qudsi. 

RasÅ«lullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda, Allah Subhanahu wa Ta'ala  berfirman: 

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ 

"Semua amalan anak adam adalah untuk dirinya sendiri kecuali puasa, karena puasa itu adalah untuk Ku dan Aku yang langsung membalasnya."

Disini Allah Subhanahu wa Ta'ala menisbahkan pahala puasa (ibadah puasa) adalah untuk Allah. 

√ Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak butuh amalan hamba-Nya, 
√ Allah tidak butuh kebaikan dari hamba-Nya. 

Akan tetapi di sini dinisbatkan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, menunjukkan bahwa puasa memiliki kedudukan yang sangat agung (sangat luar biasa), sampai-sampai Allah Subhanahu wa Ta'ala yang akan membalasnya langsung. 

⑶ Memperbanyak shalat.

Shalat adalah ibadah dan termasuk rukun Islam kedua, bahkan di akhir hayat RasÅ«lullah  shallallahu 'alayhi wa sallam Beliau mengatakan, "Shalat, shalat."

Dan orang yang melaksanakan shalat wajib kemudian dia memperbanyak shalat-shalat sunnah maka dia akan menjadi wali Allah. 

Dan dalam sebuah hadits qudsi, RasÅ«lullah  shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda: 

ومَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

"Dan senantiasa hamba Ku itu, dia mendekatkan diri kepada Ku, dengan ibadah-ibadah nawafil (ibadah sunnah) sampai aku mencintainya."

(Hadits riwayat Imam Bukhari) 

Setelah melaksanakan ibadah yang wajib, shalat tepat waktu, shalat di masjid bagi laki-laki, kemudian dia memperbanyak ibadah-ibadah sunnah, maka ini akan menyebabkan kecintaan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

⑷ Memperbanyak takbir, tahmid, tahlil dan dzikir. 

Mengucapkan: 

√ Allahu Akbar 
√ Alhamdulilah 
√ 'La ilaha illallah 
√ Dzikir-dzikir yang lainnya adalah termasuk amalan shalih yang diperintahkan. 

RasÅ«lullah shallallahu 'alayhi wa sallam di dalam haditsnya bersabda: 

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللهِ وَلا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ فَأَكْثِرُوا فِيهِنَّ مِنَ التَّهْلِيلِ وَالتَّكْبِيرِ وَالتَّحْمِيدِ

"Tidak ada hari-hari dimana amalan-amalan shalih yang dilakukan di dalamnya lebih agung di sisi Allah dan lebih dicintai melainkan sepuluh hari awal bulan Dzulhiijjah. Maka perbanyaklah pada saat itu tahlil, takbir dan tahmid."

(Hadits shahih riwayat Imam Ahmad, dan di shahihkan oleh Syaikh Al Albaniy rahimahullah) 

⑸ Memperbanyak sedekah.

Dan banyak sekali hadits-hadits tentang sedekah. 

RasÅ«lullah shallallahu 'alayhi wa sallam bersabda: 

 ÙˆØ§Ù„صَّدقةُ بُرهَانٌ

"Dan sedekah adalah bukti keimanan seseorang kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala."

Dan di sana masih banyak amalan-amalan dan dalilnya yang kita tidak bisa sebutkan satu persatu. 

Diantaranya; 

√ Banyak membaca Al Qur'an.
√ Belajar Al Qur'an.
√ Mengajarkan Al Qur'an.
√ Taklim.
√ Bermajelis dzikir.
√ Memperbanyak istighfar.
√ Birul walidain 
√ Menyambung silaturahim dengan saudara dan kerabat.
√ Menyebarkan salam.
√ Memberi makan kepada orang-orang yang membutuhkan.
√ Amar ma'rÅ«f nahi munkar 
√ Menjaga lisan.
√ Menjaga kemaluan.
√ Berbuat baik kepada tetangga.
√ Dan lain sebagainya. 

Dari ibadah-ibadah fisik hingga ibadah-ibadah bathin, ibadah yang tampak dan ibadah yang bathin. 

Maka para pembaca. 

Perbanyaklah ibadah-ibadah, terutama di sepuluh hari diawal bulan Dzulhiijjah ini. Ini adalah hari-hari yang utama dan hendaknya kita saling berlomba untuk kebaikan, terutama bagi anda sekalian yang berada di tanah suci. Jangan sia-siakan kesempatan ini karena belum tentu akan kembali dua kali. 

Karena Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kepada kita kesempatan,  berkumpulnya waktu yang utama (10 hari awal bulan Dzulhiijjah) tempat yang mulia (tanah haram) yang dimana amalan dilipat gandakan. Pahala shalat 100.000 kali dan juga ibadah utama yaitu haji (dhuyufurrahman). 


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
واخردعوانا أن الحمد لله رب العالمين
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

_______

Group WA BIAS (Bimbingan Islam)
 



Berita Terkait