Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

KEUTAMAAN 10 HARI BULAN DZULHIJJAH (1)

Admin IT | Selasa, 14 Agustus 2018 - 08:06:05 WIB | dibaca: 246 pembaca


oleh: Ustadz Fauzan S.T., Lc, M.A.

Bismillahirrahmanirrahim

ุงูŽู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Alhamdulillah, wa sholatu wa salamu 'alaa Rasulillah.

Para sahabat  sekalian. 

Di antara kenikmatan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala berikan kepada kita adalah kita bisa menemui hari-hari yang mulia, hari-hari yang utama. Hari-hari di mana pahala amalan amalan dilipat gandakan. 

Di antaranya adalah kita menemui sepuluh hari awal di bulan Dzulhijjah. Di mana sepuluh hari awal di bulan Dzulhijjah ini adalah hari-hari yang utama sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, dari Rasลซlullah shallallahu 'alayhi wa sallam bahwasanya Beliau bersabda:

ู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุงู„ู’ุนูŽู…ูŽู„ู ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญู ูููŠู‡ูุง ุฃูŽุญูŽุจู‘ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒู‘ูŽูˆูŽุฌูŽู„ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ูุŒ ูŠูŽุนู’ู†ููŠู’ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุดู’ุฑูุŒ ู‚ูŽุงู„ููˆุง: ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ: “ูˆูŽู„ุงูŽ ุงู„ู’ุฌูู‡ูŽุงุฏู ููู‰ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ุงู‘ูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฎูŽุฑูŽุฌูŽ ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ู ูˆูŽู…ูŽุงู„ูู‡ู ููŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฑู’ุฌูุนู’ ู…ูู†ู’ ุฐูŽู„ููƒูŽ ุจูุดูŽู‰ู’ุกู

“Tidak ada hari dimana suatu amal shalih lebih di cintai Allah melebihi amal shalih yang dilakukan di hari-hari ini (yakni sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” 

Para shahabat bertanya:

”Wahai Rasulullah, termasuk lebih utama dari jihad di jalan Allah?” 

Nabi ูshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

“Termasuk lebih utama dibanding jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya (ke medan jihad) dan tidak ada satu pun yang kembali (ia mati syahid).”

Shahih, HR Al Bukhari (no. 969), Abu Dawud (no. 2438), At Tirmidzi (no. 757), Ibnu Majah (no. 1727) Ad Darimi (II/25), Ibnu Khuzaimah (no.2865), Ibnu Hibban (no.324, At Taliqatul Hisan), At Thahawy dalam Syarh Musykilil Atsar (no.2970), Ahmad (I/224, 239, 346), Al Baghawi dalam Syarhus Sunnah (no.1125), Abu Dawud Ath Thayalisi dalam Musnad-nya (no.2753), Abdurrazzaq dalam Al Mushannaf (no. 8121), Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf (no. 19771), Al Baihaqi (IV/284), dan Ath Thabrani dalam Al Mu’jamul Kabir (no. 12326-12328).

Para sahabat  sekalian... 

Oleh karena itu, ini adalah kesempatan yang mulia. Dan kita lihat bahwa sepuluh hari di awal bulan Dzulhijjah adalah yang utama, dimana:

1. Bahwasanya Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah atas hari-hari tersebut. 

Dan apabila Allah Subhanahu wa Ta’ala bersumpah atas sesuatu / atas makhluk-Nya, menunjukkan bahwa makhluk tersebut adalah makhluk yang utama, yaitu hari-hari di awal bulan dzulhijjah. 

Sebagaimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

ูˆูŽุงู„ู’ููŽุฌู’ุฑู๏ดฟูก๏ดพูˆูŽู„ูŽูŠูŽุงู„ู ุนูŽุดู’ุฑู

Demi fajar, demi malam yang sepuluh.

[ QS Al Fajr/89:1-2]

"Dan demi malam yang sepuluh," di sini, disebutkan oleh para mufassirin dari kalangan salaf maupun khalaf, di antaranya oleh Imam Ibnu Katsir, bahwasanya itu adalah sepuluh hari awal di bulan Dzulhijjah. Dan ini yang shahih. 

2. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menyebutkan sepuluh hari tersebut adalah "ayyamun ma'lumat" yang berarti hari-hari tertentu yang Allah Subhanahu wa Ta’ala utamakan. 

Allah Subhanahu wa Ta’ala sebutkan dan Allah Subhanahu wa Ta’ala puji para jama'ah haji.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

...ูˆูŽูŠูŽุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงุณู’ู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูููŠ ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ู…ูŽุนู’ู„ููˆู…ูŽุงุชู...

…dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan...

[QS Al Hajj/22:28]

3. Bahwasanya Rasลซlullah shallallahu 'alayhi wa sallam mempersaksikan dan menegaskan sebagai "ayyamul afdhal", hari-hari yang paling mulia yang kita lewati di dunia. 

Sebagaimana diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alayhi wa sallam yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani:

" ุฃูุถู€ู„ ุฃูŠู€ุงู… ุงู„ุฏู†ูŠู€ุง ุฃูŠู€ุงู… ุงู„ุนุดู€ุฑ " 

Hari-hari yang kita lalui yang paling afdhal adalah sepuluh (sepuluh hari di awal bulan Dzulhijjah).

Dishahihkan Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jami 1/253 No 1133.

4. Bahwasanya di dalamnya ada hari yang terbaik, yaitu hari Arafah. Di mana hari tersebut adalah "afdhalu yaumin thala'at syamsyu", hari terbaik di mana matahari terbit. 

Maksudnya, hari Arafah adalah hari terbaik. Dan juga di hari Arafah di mana semua orang yang berhaji mereka wukuf.

Dan juga berpuasa di dalamnya diberikan pahala berupa diampuninya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Dan keutamaan yang lain yang luar a.

Oleh karena itu, sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang terbaik. 

Dan kata Rasลซlullah shallallahu 'alayhi wa sallam:

ุงูŽู„ู’ุญูŽุฌู‘ู ุนูŽุฑูŽููŽุฉู

Haji itu wukuf di Arafah.

[ Shahih, HR At Tirmidzi (no. 889) dan lainnya ]

Wukuf adalah rukun di dalam haji. 

5. Bahwasanya di dalamnya adalah hari nahr, hari penyembelihan, mempersembahkan kurban kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ia adalah ibadah yang paling agung, sebagaimana disebutkan Rasลซlullah shallallahu 'alayhi wa sallam:

ุฅูู†ู‘ูŽ ุฃูŽุนู’ุธูŽู…ูŽ ุงู„ุฃูŽูŠู‘ูŽุงู…ู ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุชูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ูˆูŽุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุญู’ุฑู ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ูŽุฑู‘ู . ู‚ูŽุงู„ูŽ ุนููŠุณูŽู‰ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุซูŽูˆู’ุฑูŒ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุซู‘ูŽุงู†ูู‰.

“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala adalah yaumun nahr (Hari penyembelihan), kemudian hari yang tinggal."

Isa (rawi hadits) berkata: Tsaur berkata: “Dia (hari yang tinggal) adalah hari yang kedua."

[HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (1765) dan Ahmad dalam Al Musnad (4/350). Hadits ini dinilai shahih oleh Syaikh Al Albaniy -rahimahullah- dalam Takhrij Al Misykah (no. 2643)]

6. Bahwasanya di sepuluh hari yang pertama di bulan Dzulhijjah di sana terkumpul "ummahatul 'ibadah", ibadah-ibadah yang agung, ibadah-ibadah yang pokok :

- ada haji
- ada umrah
- ada puasa
- ada dzikir
- ada ibadah fisik, berupa shalat
- ada ibadah batin
- ada sedekah
- ada berkurban
- dan lain sebagainya.

Para sahabat  yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Oleh karena itu, jangan kita lewatkan kesempatan ini, apalagi jika kita berasa di tanah suci Makkah Al Mukarramah, pahalanya luar biasa. 

Berkumpul keutamaan waktu, dan berkumpul pula keutamaan tempat. Terlebih apalagi bagi yang menjalankan ibadah haji. Ini adalah "duyufurahman" (tamu--tamu Allah Subhanahu wa Ta'ala).

Wa shalatu 'alaa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa alihi wa salim

Wa akhiru da'wana 'anil hamdulillahirabbil 'alamin.

ูˆูŽุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

_________

sumber Group WA  BIAS (BimbinganIslam)



Berita Terkait