Artikel Pondok Jamil

Pondok Jamilurahman

Faidah Tafsir: KEWAJIBAN MEMBANTU ORANG YANG BERHUTANG

Abu Bassam | Minggu, 22 Mei 2016 - 13:56:25 WIB | dibaca: 1706 pembaca

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Allah ta’ala berfirman,

وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَى مَيْسَرَةٍ وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” [Al-Baqoroh: 280]

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

يأمر تعالى بالصبر على المعسر الذي لا يجد وفاء، فقال: {وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَى مَيْسَرَة} أي: لا كما كان أهل الجاهلية يقول أحدهم لمدينه إذا حل عليه الدين: إما أن تقضي وإما أن تربي

ثم يندب إلى الوضع عنه، ويعد على ذلك الخير والثواب الجزيل، فقال: {وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ} أي: وأن تتركوا رأس المال بالكلية وتضعوه عن المدين

“Allah ta’ala memerintahkan untuk bersabar dalam menghadapi orang yang kesulitan membayar hutang, Allah ta’ala berfirman, “Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan.” Maknanya: Janganlah seperti orang-orang Jahiliyah yang berkata kepada orang yang berhutang tatkala sampai masa jatuh tempo pembayaran: “Apakah engkau lunasi ataukah engkau tangguhkan disertai tambahan (riba).”

Kemudian Allah ta’ala menganjurkan untuk menggugurkannya, dan menjanjikan untuk itu kebaikan dan pahala yang besar. Allah ta’ala berfirman, “Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” Maknanya: Kamu biarkan pokok hutang secara menyeluruh dan kamu gugurkan hutang itu dari orang yang berhutang itu (adalah lebih baik).” [Tafsir Ibnu Katsir, 1/717]

Al-Imam As-Sa’di rahimahullah berkata,

وهذا واجب عليه أن ينظره حتى يجد ما يوفي به {وأن تصدقوا خير لكم إن كنتم تعلمون} إما بإسقاطها أو بعضها

“Dan ini wajib bagi orang yang meminjamkan untuk memberi tangguh sampai peminjam mendapatkan harta untuk membayar hutangnya, “Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” Apakah menggugurkan hutang itu seluruhnya atau sebagiannya.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 116]


(Sumber: http://sofyanruray.info/kewajiban-membantu-orang-yang-berhutang/)



Mutiara Sunnah: KEUTAMAAN MEMBANTU ORANG YANG BERHUTANG

Tabi'in yang Mulia Abdullah bin Abi Qotadah rahimahullah berkata,

أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ طَلَبَ غَرِيمًا لَهُ فَتَوَارَى عَنْهُ ثُمَّ وَجَدَهُ فَقَالَ إِنِّى مُعْسِرٌ. فَقَالَ آللَّهِ قَالَ آللَّهِ. قَالَ فَإِنِّى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُنْجِيَهُ اللَّهُ مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلْيُنَفِّسْ عَنْ مُعْسِرٍ أَوْ يَضَعْ عَنْهُ

“Bahwasannya Abu Qotadah menagih orang yang berhutang kepadanya, orang itu pun bersembunyi, hingga akhirnya beliau mendapatkannya, orang itu berkata: Sungguh saya sedang kesulitan (membayar hutang). Beliau berkata: Demi Allah? Ia menjawab: Demi Allah. Beliau berkata: Sungguh aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُنْجِيَهُ اللَّهُ مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلْيُنَفِّسْ عَنْ مُعْسِرٍ أَوْ يَضَعْ عَنْهُ

Barangsiapa yang ingin Allah menyelamatkannya dari kesusahan-kesusahan di hari kiamat, maka hendaklah ia menangguhkan (mencari jalan keluar) bagi orang yang kesusahan membayar hutang atau menggugurkannya.” [HR. Muslim]
 
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم 

----
via Gabung Group WA Ta’awun Dakwah




Berita Terkait