Artikel Bin Baz

Islamic Centre Bin Baz

AMALAN KETIKA TERJADI GEMPA

Admin IT | Senin, 06 Agustus 2018 - 08:05:25 WIB | dibaca: 3007 pembaca



Oleh: 🧣 Ustadz Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi, حفظه الله

Ketika gempa bumi menyapa, bila tsunami menghampiri manusia, ketika para korban berjatuhan meninggal dunia, ketika bangunan hancur berkeping-keping menjadi tanah, ketika para wanita menjadi janda dan anak-anak menjadi yatim tanpa orang tua, pada saat itu semua hendaknya kita semua lebih mendekatkan diri kepada Allah سبحانه و تعالى, mengingat akhirat, segera bertaubat, bersemangat ibadah, dan tidak tertipu dengan dunia yang fana.

🎯 Berikut ini beberapa amalan yang hendaknya dilakukan ketika gempa dan tsunami terjadi:

1⃣ Taubat kepada Allah سبحانه و تعالى

Sesungguhnya peristiwa ini akan membuahkan bertambahnya iman seorang mukmin, memperkuat hubungannya dengan Allah سبحانه و تعالى Dia sadar bahwa musibah-musibah ini tidak lain dan tidak bukan adalah akibat dosa-dosa anak manusia berupa kesyirikan, kebid’ahan, dan kemaksiatan. Tidaklah terjadi suatu malapetaka melainkan karena dosa, dan malapetaka itu tidak akan dicabut oleh Allah سبحانه و تعالى kecuali dengan taubat.

🔖 Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah berkata, “Kadang-kadang Allah سبحانه و تعالى mengizinkan bumi bernapas sehingga mengakibatkan gempa dan tsunami yang dahsyat, sehingga hal itu menjadikan ketakutan kepada Allah سبحانه و تعالى kesedihan, taubat dan berserah diri kepada Allah سبحانه و تعالى.”

2⃣ Banyak berdzikir, do’a, dan istighfar kepada Allah سبحانه و تعالى

🔖 Imam Syafi’i mengatakan, “Obat yang paling mujarab untuk mengobati bencana adalah memperbanyak tasbih”. Imam as-Suyuthi berkomentar, “Hal itu karena dzikir dapat mengangkat bencana dan adzab,” sebagaimana firman Allah سبحانه و تعالى:

فَلَوْلَآ أَنَّهُۥ كَانَ مِنَ ٱلْمُسَبِّحِينَ ﴿١٤٣﴾ لَلَبِثَ فِى بَطْنِهِۦٓ إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ ﴿١٤٤﴾

“Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah سبحانه و تعالى niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.” [QS Ash-Shaaffaat, 37:143–144]

📕 Renungkanlah juga bersama saya firman Allah سبحانه و تعالى:

وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُعَذِّبَهُمْ وَأَنتَ فِيهِمْ ۚ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ مُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ ﴿٣٣﴾

Dan Allah سبحانه و تعالى sekali-kali tidak akan mengadzab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah سبحانه و تعالى akan mengadzab mereka, sedang mereka meminta ampun.” [QS Al-Anfaal, 8:33]

📕 Ayat mulia ini menunjukkan bahwa ada dua hal yang dapat melindungi manusia dari adzab.
❶ adanya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم di tengah-tengah manusia dan ini bersifat sementara.
❷ istighfar dan meninggalkan segala dosa dan ini bersifat seterusnya sekalipun Nabi صلى الله عليه وسلم telah meninggal dunia.

3⃣ Membantu para korban bencana

🎪 Saudaraku, bila kita sekarang dalam kenikmatan dan kesenangan, kita bisa makan, minum, dan memiliki rumah, maka ingatlah saudara-saudaramu yang terkena bencana. Saat ini mereka sedang kesusahan dan kesulitan. Maka ulurkanlah tanganmu untuk membantu mereka semampu mungkin. Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

‎۞ مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۞

“Barang siapa yang membantu menghilangkan kesusahan seorang mukmin di dunia, maka Allah سبحانه و تعالى akan menghilangkan kesusahan darinya besok di hari kiamat. [HR Muslim no.2699. Ijma’ Ulama mengatakan: Hadith Shahih]

🎪 Terlebih lagi orang kaya, pengusaha, pemerintah, dan bangsawan, hendaknya mereka mengeluarkan hartanya untuk membantu para korban. Dahulu, tatkala terjadi gempa pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, beliau menulis surat kepada para gubernurnya untuk bersedekah dan memerintah rakyat untuk bersedekah.

Dan hendaknya para relawan saling membantu dan saling melengkapi antar sesama sehingga terwujudlah apa yang menjadi tujuan mereka, jangan sampai ada terjadi pertengkaran atau perasaan bahwa dia adalah orang yang paling pantas dibanding lainnya.

4⃣ Menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar

Sebagaimana tadi kita sebutkan bahwa termasuk faktor terjadinya gempa adalah dosa umat manusia maka hendaknya hal itu dihilangkan, salah satu caranya dengan menegakkan dakwah, saling menasihati, dan amar ma’ruf nahi munkar sehingga mengecilah kemungkaran. Adapun bila kita acuh tak acuh dan mendiamkan kemungkaran maka tak ayal lagi bencana tersebut akan kembali menimpa kita.

لُعِنَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنۢ بَنِىٓ إِسْرَ‌ٰٓءِيلَ عَلَىٰ لِسَانِ دَاوُۥدَ وَعِيسَى ٱبْنِ مَرْيَمَ ۚ ذَ‌ٰلِكَ بِمَا عَصَوا۟ وَّكَانُوا۟ يَعْتَدُونَ ﴿٧٨﴾ كَانُوا۟ لَا يَتَنَاهَوْنَ عَن مُّنكَرٍۢ فَعَلُوهُ ۚ لَبِئْسَ مَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ ﴿٧٩﴾

“Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Dawud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” [QS Al-Maaida, 5:78–79]


📕 https://muslim.or.id/29075-amalan-amalan-ketika-terjadi-gempa.html

/---
♻ silahkan disebarluaskan, BaarakAllahu Feekum.

🍂 Semoga Allah سبحانه و تعالى memudahkan kita untuk istiqomah menebar manfaat, menuntut ilmu syar'i, mengambil pelajaran, meraih ilmu yang bermanfaat dan mengamalkannya. Aamiin.



Berita Terkait